Skip to main content

Jangan Ngana Bentak Anakmu, Inilah Dampaknya...!

Bapak/Ibu yang budiman, tahukah kalian bahwa di dalam setiap kepala seorang anak terdapat lebih dari 10 trilyun sel otak yang siap tumbuh?

Otak Anak (Sumber : pondokibu.com)

Apa selama ini Anda masih sering membentak anakmu agar mereka patuh? Cara tersebut dapat membunuh lebih dari 1 milyar sel otak anakmu ya. Kemudian, satu cubitan atau pukulan juga bisa membunuh lebih dari 10 milyar sel otak saat itu juga. wah, menyeramkan bukan ?

Menurut seorang profesor psikiater di Harvard Medical School, Martin Teicher, pada satu bentakan, akan terjadi kerusakan pada struktur otak anak. Apalagi jika siswa tersebut sering dibentak, saluran yang menghubungkan otak kanan dan kiri menjadi lebih kecil. Hal ini akan berpengaruh pada area otak yang berhubungan dengan emosi dan perhatian.

Martin Teicher ( Sumber : linkedin.com )

Parahnya lagi, menurut penelitian Lise Gliot dari Fakultas Kedokteran Chicago, di usia golden age (2-3 tahun), jika anak dimarahi maka bisa menggugurkan sel otak yang sedang tumbuh. Lise membuktikannya dengan melakukan penelitian pada anaknya sendiri. Ia memasang kabel perekam otak yang dihubungkan dengan sebuah monitor komputer. Dengan ini, ia bisa melihat setiap perubahan yang terjadi dalam perkembangan otak anaknya.

Semua orang mungkin tahu kalau bentakan dan teriakan menghasilkan gelombang suara. Namun, tahuhkah Anda bahwa bentakan yang disertai emosi akan menghasilkan suatu gelombang baru?

Sumber : oalamagz.com

Emosi negatif seperti marah punya gelombang khusus yang dipancarkan dari otak. Nah, gelombang ini dapat bergabung dengan gelombang suara orang yang berteriak. Gabungan antara gelombang suara dan emosi marah akan menghasilkan gelombang ketiga dengan efek khusus. Efeknya bersifat merusak sel-sel otak yang dituju.

Dalam sekali bentakan, sejumlah sel otak akan mengalami kerusakan saat terkena gelombang ini, baik saat orang mendengar suaranya maupun tidak. Ini disebabkan karena gelombang ketiga tetap merambat sebagaimana gelombang suara, namun langsung ditangkap oleh otak sebagaimana gelombang otak. 

Bentakan Orang Tua ke Anak ( Sumber : kompasiana.com )

Oleh sebab itu, Anda sebagai orang tua sebaiknya berhati-hati dalam memarahi anak. Sebisa mungkin, jangan gunakan bentakan. Bukan hanya mengganggu otak, namun juga akan mengganggu fungsi hati, jantung, dan organ penting lainnya. Dampaknya akan terlihat ketika anak tumbuh semakin dewasa. Misalnya, timbul kecemasan, depresi, gangguan kepribadian, bahkan risiko bunuh diri dan aktivitas otak yang mirip epilepsi. Mereka cenderung kesulitan dalam memahami berbagai pola masalah yang dihadapi. Makanya, tidak heran apabila menjadi lebih mudah stres. Hal ini disebabkan karena sel-sel otaknya yang aktif lebih sedikit daripada yang seharusnya. Orang jadi lebih banyak melamun, mudah panik dan merasa sedih.

Nah, setelah mengetahui fakta ini, masih mau ngana ba bentak anak? Tentu tidak kan ? Sebaiknya, berilah pujian dan pelukan. Hal ini dapat membangun kecerdasan lebih dari 10 trilyun sel otak.

Selain itu, anda bisa melakukan cara ini guna menghindari diri dari membentak anak:

1.Tarik nafas perlahan, hembuskan. Pejamkan mata sejenak dan tenangkan diri.
2.Terapkan disiplin dengan cara yang positif.
3.Jadi contoh yang baik untuk anak.
4.Beri nasihat dengan bahasa yang halus dan tutur kata yang lembut.
5.Perkuat hubungan dan tanamkan kepercayaan pada anak. 
6.Apresiasi anak kita jika berbuat baik dan ada kemajuan.
7.Mengaplikasikan pendidikan karakter.
8.Selalu ucapkan kalimat positif, sekalipun anak anda berbuat salah.




Comments

Popular posts from this blog

Masih Bingung Mengatasi Kebiasaan Siswa Menyontek ? Berikut Solusinya

Ilustrasi Menyontek ( Sumber : ahzaa.net ) Bapak/Ibu guru pasti pernah menemukan siswa yang menyontek ketika ujian ? Baik itu melirik jawaban teman maupun menyimpan bahan materi ke dalam saku, kaos kaki bahkan mencatat di meja. Nah, kebiasaan ini sesungguhnya sangat berdampak buruk bagi siswa itu sendiri. Oleh karena itu, kita sebagai pendidik harus lebih intensif menginformasikan tentang dampak buruk menyontek bagi siswa di masa depannya. Untuk mengatasi kebiasaan menyontek ini berikut langkah yang harus guru lakukan. Baca Juga Membentak Anak Membunuh Milyaran Sel Otaknya 1. Menginformasikan dampak buruk kebiasaan menyontek Dampak buruk terhadap kebiasaan menyontek ( Sumber : erabaru.net ) Hal yang harus kita lakukan adalah memberikan pemahaman dan juga nasehat terhadap siswa tentang dampak buruk kebiasaan menyontek. Secara tidak langsung, kebiasaan ini membuat alam bawah sadar siswa untuk lebih percaya orang lain ketimbang percaya kepada diri sendiri. Bukan hanya ...

Ajarkan Mandiri, Karena SUATU SAAT KITA AKAN MENINGGALKAN MEREKA. JANGAN MAINKAN SEMUA PERAN

Kita tidak pernah tahu, anak kita akan terlempar ke bagian bumi yang mana nanti, maka izinkanlah dia belajar menyelesaikan masalahnya sendiri . Jangan memainkan semua peran, ya jadi ibu, ya jadi koki, ya jadi tukang cuci. ya jadi ayah, ya jadi supir, ya jadi tukang ledeng, Anda bukan anggota tim SAR! Anak anda tidak dalam keadaan bahaya. Tidak ada sinyal S.O.S! Jangan selalu memaksa untuk membantu dan memperbaiki semuanya. Anak mengeluh karena mainan puzzlenya tidak bisa nyambung menjadi satu, "Sini...Ayah bantu!". Tutup botol minum sedikit susah dibuka, "Sini...Mama saja". Tali sepatu sulit diikat, "Sini...Ayah ikatkan". Kecipratan sedikit minyak "Sudah sini, Mama aja yang masak". Kapan anaknya bisa? Kalau bala bantuan muncul tanpa adanya bencana, Apa yang terjadi ketika bencana benar-benar datang? Berikan anak-anak kesempatan untuk menemukan solusi mereka sendiri. Kemampuan menangani stress, Menyelesaikan masala...

MENDETEKSI POTENSI KECERDASAN ANAK MELALUI RAPOR SEKOLAH

-Tips bagi orang tua cara membaca Raport sekolah- Pertengahan bulan Desember adalah penerimaan raport buat para putra-putri  kita. Saya ikut bahagia di hari yang penuh ceria ini, dan izinkan saya berbagi tips buat Bapak/Ibu semua. Tips berikut barangkali memiliki sudut pandang yang mungkin berbeda. Namun jika perspektifnya sama, اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ Alhamdulillah. Yang utama semoga  bermanfaat untuk kita semua. Raport adalah *Progress Report Pembelajaran* laporan perkembangan ananda selama satu semester dalam menempuh  seperangkat materi pelajaran dan *BUKAN hasil akhir* Oleh karenanya saat menerima raport  lakukan hal-hal  berikut : 1.  *Tutup raport* terlebih dulu !. Tanyakan kepad ananda Pelajaran apa yang ia sukai dan siapakah guru yang ia sukai. Ini akan berpengaruh terhadap nilai di dalam raport. Belajar adalah hasil kerja mental emosional (EQ) yg kemudian mengarahkan kemampuan kognitif nya (IQ) untuk meresponnya un...