Skip to main content

Posts

MENDETEKSI POTENSI KECERDASAN ANAK MELALUI RAPOR SEKOLAH

-Tips bagi orang tua cara membaca Raport sekolah- Pertengahan bulan Desember adalah penerimaan raport buat para putra-putri  kita. Saya ikut bahagia di hari yang penuh ceria ini, dan izinkan saya berbagi tips buat Bapak/Ibu semua. Tips berikut barangkali memiliki sudut pandang yang mungkin berbeda. Namun jika perspektifnya sama, اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ Alhamdulillah. Yang utama semoga  bermanfaat untuk kita semua. Raport adalah *Progress Report Pembelajaran* laporan perkembangan ananda selama satu semester dalam menempuh  seperangkat materi pelajaran dan *BUKAN hasil akhir* Oleh karenanya saat menerima raport  lakukan hal-hal  berikut : 1.  *Tutup raport* terlebih dulu !. Tanyakan kepad ananda Pelajaran apa yang ia sukai dan siapakah guru yang ia sukai. Ini akan berpengaruh terhadap nilai di dalam raport. Belajar adalah hasil kerja mental emosional (EQ) yg kemudian mengarahkan kemampuan kognitif nya (IQ) untuk meresponnya un...
Recent posts

Ajarkan Mandiri, Karena SUATU SAAT KITA AKAN MENINGGALKAN MEREKA. JANGAN MAINKAN SEMUA PERAN

Kita tidak pernah tahu, anak kita akan terlempar ke bagian bumi yang mana nanti, maka izinkanlah dia belajar menyelesaikan masalahnya sendiri . Jangan memainkan semua peran, ya jadi ibu, ya jadi koki, ya jadi tukang cuci. ya jadi ayah, ya jadi supir, ya jadi tukang ledeng, Anda bukan anggota tim SAR! Anak anda tidak dalam keadaan bahaya. Tidak ada sinyal S.O.S! Jangan selalu memaksa untuk membantu dan memperbaiki semuanya. Anak mengeluh karena mainan puzzlenya tidak bisa nyambung menjadi satu, "Sini...Ayah bantu!". Tutup botol minum sedikit susah dibuka, "Sini...Mama saja". Tali sepatu sulit diikat, "Sini...Ayah ikatkan". Kecipratan sedikit minyak "Sudah sini, Mama aja yang masak". Kapan anaknya bisa? Kalau bala bantuan muncul tanpa adanya bencana, Apa yang terjadi ketika bencana benar-benar datang? Berikan anak-anak kesempatan untuk menemukan solusi mereka sendiri. Kemampuan menangani stress, Menyelesaikan masala...

Tehnik Mengajar Yang Jarang Guru Ketahui, SOFTEN ?

Guru yang memahami Teknik SOFTEN adalah guru idola para siswa. Mengajar itu bukanlah suatu perkara yang mudah, tetapi juga bukan suatu perkara yang susah. Mengajar itu gampang dan sangat menyenangkan bagi guru yang banyak memahami teknik dan seni mengajar itu sendiri. Teknik Soften dalam Mengajar Salah satu teknik yang sering terlupakan oleh beberapa guru adalah Teknik SOFTEN (Smile, Open Gesture, Forward lean, Touch, Eye contact, Nod). Teknik soften ini biasanya digunakan oleh orang-orang yang bergelut di dunia bisnis, khususnya dalam melakukan negosiasi. Menurut para psikologi seseorang berbicara menggunakan teknik ini dapat membuat lawan bicara akan merasa nyaman dan merasa dihargai. Bagaimana bisa di adopsi dalam mengajar? Ya... guru-guru yang mengajar di perkotaan terutama di sekolah yang mengutamakan pada pelayanan demi kepuasan siswa dan orangtua biasanya dianjurkan mengadopsi teknik soften dalam mengajarnya. Mari kita bahas teknik ini satu per satu: 1. Smile (Seny...

Kembalinya Asa Masa Lalu

Menulis adalah hal yang paling kusuka semasa kecil... Utamanya menuliskan kisahku di diary yang kubawa kemanapun tiap waktu.. Setelah kutuliskan kisahku di buku mungil itu,  sesekali kubaca, tak terasa air mata ini mengalir deras..isakpun tak tertahankan.. kisahnya menyedihkan bagiku.. Yang tahu hanya aku dan diary mungilku menjadi saksi bisu.. Waktu terus berlalu..tanpa terasa 10 tahun aku tak pernah menyentuh lagi diary Tangan ini kaku, kelu dan tak mampu tuk menuangkan apapun... Entah apa sebabnya.. Mungkin aku sudah menemukan kebahagiaan.. Ataukah karena sudah kutemukan pasangan hidup yang selalu setia mendengar keluh kesahku.. Kesibukanku selama ini bisa menjadi alasanku hingga mengabaikan kebiasaan itu.. Kini ada panggilan hati, menorehkan tulisan bermakna tuk sahabat dunia.. Guru Melek Literasi sebuah wadah langkahku tuk maju menggapai asa.. Ilmu berharga selalu kunanti darimu.. Pelan tapi pasti berharap temukan masa bahagia... Sahabat, bimbin...

4 Cara Membantu Anak Memahami Emosinya

Bagaimana sich caranya kita bisa deal sama emosi yang terjadi di anak : 1 MENDENGARKAN DENGAN  EMPATI Kita terima perasaannya dengan apa, misal anaknya lagi teriak-teriak. Yang kita lakukan pertama kali adalah yuuuk kita be mindfull dulu sebagai parents, kita diam dulu, kita dengarkan dengan baik-baik. Ini anak lagi merasakan apa ya ? Sedih, Kecewa, Kesal atau apa gitu...Setelah kita dengarkan... 2 MERESPON Kita respon dengan menerima perasaannya dia, bukannya kita neglect perasaannya dia 3 MENJELASKAN EMOSINYA Kita kasih nama perasaannya itu apa sich,,,kadang-kadang anak itu suka tidak tahu nama emosinya itu apa sich...orang tua itu juga alangkah baiknya kalau misalnya bisa kasih nama ke emosinya. Misal, bilangnya "oh kamu itu lagi sedih ya"?, "kamu itu lagi kecewa ya"?. Jadi, lain kali kalau misalnya dia tahu lagi sedih atau misalnya dia lagi kecewa , dia tahu apa yang harus dia lakukan dan jangan takut salah kasih nama, karena itu ...

Jangan Ngana Bentak Anakmu, Inilah Dampaknya...!

Bapak/Ibu yang budiman, tahukah kalian bahwa di dalam setiap kepala seorang anak terdapat lebih dari 10 trilyun sel otak yang siap tumbuh? Otak Anak (Sumber : pondokibu.com) Apa selama ini Anda masih sering membentak anakmu agar mereka patuh? Cara tersebut dapat membunuh lebih dari 1 milyar sel otak anakmu ya. Kemudian, satu cubitan atau pukulan juga bisa membunuh lebih dari 10 milyar sel otak saat itu juga. wah, menyeramkan bukan ? Menurut seorang profesor psikiater di Harvard Medical School, Martin Teicher, pada satu bentakan, akan terjadi kerusakan pada struktur otak anak. Apalagi jika siswa tersebut sering dibentak, saluran yang menghubungkan otak kanan dan kiri menjadi lebih kecil. Hal ini akan berpengaruh pada area otak yang berhubungan dengan emosi dan perhatian. Martin Teicher ( Sumber : linkedin.com ) Parahnya lagi, menurut penelitian Lise Gliot dari Fakultas Kedokteran Chicago, di usia golden age (2-3 tahun), jika anak dimarahi maka bisa menggugurkan sel o...

Kritik-Kritik Siswa Ke Guru

Siswa 1 katanya "Pengajaran yang bapak lakukakan relatif baik dan bagus, hanya saja suara bapak menjelaskan agak pelan, sehingga itu saya meminta kepada bapak agar dikencangkan sedikit suaranya. Hanya itu penialaian dari saya". Siswa 2 Katanya "Saya menyukai metode yang bapak gunakan terutama metode pembelajaran melalui Google Classroom . Jika belajar diruangan saya bosan dan gerah. Solusinya seperti sesekali belajar diluar ruangan dan membuat diskusi agar terjadi pertukaran pendapat antara siswa. Sesekali juga bisa bermain sambil belajar supaya tidak bosan. Siswa 3 Katanya "Menurut saya pembelajaran bapak sangat bagus karena banyak melakukan diskusi atau sharing sehingga saya dapat menambah wawasan, tetapi ketika bapak mengajar suara bapak kecil sehingga tidak dapat di dengar. Saran saya suara bapak agak dibesarkan sedikit. Siswa 4 Katanya "Cara mengajar bapak kurang semangat dan tidak tau apa penyebabnya. Kalau bisa, bapak harus lebih semangat untu...