Bagaimana sich caranya kita bisa deal sama emosi yang terjadi di anak :
1
MENDENGARKAN DENGAN
EMPATI
Kita terima perasaannya dengan apa, misal anaknya lagi teriak-teriak. Yang kita lakukan pertama kali adalah yuuuk kita be mindfull dulu sebagai parents, kita diam dulu, kita dengarkan dengan baik-baik. Ini anak lagi merasakan apa ya ? Sedih, Kecewa, Kesal atau apa gitu...Setelah kita dengarkan...
2
MERESPON
Kita respon dengan menerima perasaannya dia, bukannya kita neglect perasaannya dia
3
MENJELASKAN EMOSINYA
Kita kasih nama perasaannya itu apa sich,,,kadang-kadang anak itu suka tidak tahu nama emosinya itu apa sich...orang tua itu juga alangkah baiknya kalau misalnya bisa kasih nama ke emosinya. Misal, bilangnya "oh kamu itu lagi sedih ya"?, "kamu itu lagi kecewa ya"?. Jadi, lain kali kalau misalnya dia tahu lagi sedih atau misalnya dia lagi kecewa, dia tahu apa yang harus dia lakukan dan jangan takut salah kasih nama, karena itu salah satu komunikasi yang kita bisa bangun ke anak.
4
MENERIMA
Yang paling harus benar-benar kita lakukan adalah kita menerima apapun emosi yang sedang anak ini rasakan, karena dengan begitu walaupun sesimpel kita melihat dia cuma misalnya sedih atau marah. Tapi yang dia rasakan mungkin bisa jauh lebih daripada itu. Mungkin yang dia rasakan adalah ditolak misalnya. atau Misalnya "Kok orang tua saya gak ngertiin saya banget ya" padahal kan kita adalah orang tuanya, kalau misalnya kita tidak mengerti dia, siapa lagi gitu yang ngertiin dia.
Comments
Post a Comment