Skip to main content

4 Cara Membantu Anak Memahami Emosinya

Bagaimana sich caranya kita bisa deal sama emosi yang terjadi di anak :

1
MENDENGARKAN DENGAN 
EMPATI

Kita terima perasaannya dengan apa, misal anaknya lagi teriak-teriak. Yang kita lakukan pertama kali adalah yuuuk kita be mindfull dulu sebagai parents, kita diam dulu, kita dengarkan dengan baik-baik. Ini anak lagi merasakan apa ya ? Sedih, Kecewa, Kesal atau apa gitu...Setelah kita dengarkan...

2
MERESPON

Kita respon dengan menerima perasaannya dia, bukannya kita neglect perasaannya dia

3
MENJELASKAN EMOSINYA

Kita kasih nama perasaannya itu apa sich,,,kadang-kadang anak itu suka tidak tahu nama emosinya itu apa sich...orang tua itu juga alangkah baiknya kalau misalnya bisa kasih nama ke emosinya. Misal, bilangnya "oh kamu itu lagi sedih ya"?, "kamu itu lagi kecewa ya"?. Jadi, lain kali kalau misalnya dia tahu lagi sedih atau misalnya dia lagi kecewa, dia tahu apa yang harus dia lakukan dan jangan takut salah kasih nama, karena itu salah satu komunikasi yang kita bisa bangun ke anak.

4
MENERIMA

Yang paling harus benar-benar kita lakukan adalah kita menerima apapun emosi yang sedang anak ini rasakan, karena dengan begitu walaupun sesimpel  kita melihat dia cuma misalnya sedih atau marah. Tapi yang dia rasakan mungkin bisa jauh lebih daripada itu. Mungkin yang dia rasakan adalah ditolak misalnya. atau Misalnya "Kok orang tua saya gak ngertiin saya banget ya" padahal kan kita adalah orang tuanya, kalau misalnya kita tidak mengerti dia, siapa lagi gitu yang ngertiin dia.

Comments

Popular posts from this blog

Masih Bingung Mengatasi Kebiasaan Siswa Menyontek ? Berikut Solusinya

Ilustrasi Menyontek ( Sumber : ahzaa.net ) Bapak/Ibu guru pasti pernah menemukan siswa yang menyontek ketika ujian ? Baik itu melirik jawaban teman maupun menyimpan bahan materi ke dalam saku, kaos kaki bahkan mencatat di meja. Nah, kebiasaan ini sesungguhnya sangat berdampak buruk bagi siswa itu sendiri. Oleh karena itu, kita sebagai pendidik harus lebih intensif menginformasikan tentang dampak buruk menyontek bagi siswa di masa depannya. Untuk mengatasi kebiasaan menyontek ini berikut langkah yang harus guru lakukan. Baca Juga Membentak Anak Membunuh Milyaran Sel Otaknya 1. Menginformasikan dampak buruk kebiasaan menyontek Dampak buruk terhadap kebiasaan menyontek ( Sumber : erabaru.net ) Hal yang harus kita lakukan adalah memberikan pemahaman dan juga nasehat terhadap siswa tentang dampak buruk kebiasaan menyontek. Secara tidak langsung, kebiasaan ini membuat alam bawah sadar siswa untuk lebih percaya orang lain ketimbang percaya kepada diri sendiri. Bukan hanya ...

Ajarkan Mandiri, Karena SUATU SAAT KITA AKAN MENINGGALKAN MEREKA. JANGAN MAINKAN SEMUA PERAN

Kita tidak pernah tahu, anak kita akan terlempar ke bagian bumi yang mana nanti, maka izinkanlah dia belajar menyelesaikan masalahnya sendiri . Jangan memainkan semua peran, ya jadi ibu, ya jadi koki, ya jadi tukang cuci. ya jadi ayah, ya jadi supir, ya jadi tukang ledeng, Anda bukan anggota tim SAR! Anak anda tidak dalam keadaan bahaya. Tidak ada sinyal S.O.S! Jangan selalu memaksa untuk membantu dan memperbaiki semuanya. Anak mengeluh karena mainan puzzlenya tidak bisa nyambung menjadi satu, "Sini...Ayah bantu!". Tutup botol minum sedikit susah dibuka, "Sini...Mama saja". Tali sepatu sulit diikat, "Sini...Ayah ikatkan". Kecipratan sedikit minyak "Sudah sini, Mama aja yang masak". Kapan anaknya bisa? Kalau bala bantuan muncul tanpa adanya bencana, Apa yang terjadi ketika bencana benar-benar datang? Berikan anak-anak kesempatan untuk menemukan solusi mereka sendiri. Kemampuan menangani stress, Menyelesaikan masala...

MENDETEKSI POTENSI KECERDASAN ANAK MELALUI RAPOR SEKOLAH

-Tips bagi orang tua cara membaca Raport sekolah- Pertengahan bulan Desember adalah penerimaan raport buat para putra-putri  kita. Saya ikut bahagia di hari yang penuh ceria ini, dan izinkan saya berbagi tips buat Bapak/Ibu semua. Tips berikut barangkali memiliki sudut pandang yang mungkin berbeda. Namun jika perspektifnya sama, اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ Alhamdulillah. Yang utama semoga  bermanfaat untuk kita semua. Raport adalah *Progress Report Pembelajaran* laporan perkembangan ananda selama satu semester dalam menempuh  seperangkat materi pelajaran dan *BUKAN hasil akhir* Oleh karenanya saat menerima raport  lakukan hal-hal  berikut : 1.  *Tutup raport* terlebih dulu !. Tanyakan kepad ananda Pelajaran apa yang ia sukai dan siapakah guru yang ia sukai. Ini akan berpengaruh terhadap nilai di dalam raport. Belajar adalah hasil kerja mental emosional (EQ) yg kemudian mengarahkan kemampuan kognitif nya (IQ) untuk meresponnya un...